Cara Membalas Kebaikan Orang Lain

PERKONGSIAN 1 HARI 1 HADIS

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- مَنْ أُعْطِىَ عَطَاءً فَوَجَدَ فَلْيَجْزِ بِهِ فَإِنْ لَمْ يَجِدْ فَلْيُثْنِ بِهِ فَمَنْ أَثْنَى بِهِ فَقَدْ شَكَرَهُ وَمَنْ كَتَمَهُ فَقَدْ كَفَرَهُ.

Jabir bin Abdullah RA berkata: “Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang diberikan sebuah hadiah, lalu ia mendapati kecukupan maka hendaknya ia membalasnya, jika ia tidak mendapati maka pujilah ia, barangsiapa yang memujinya, maka sesungguhnya ia telah bersyukur kepadanya, barangsiapa menyembunyikannya sesungguhnya ia telah kufur.” (HR. Abu Daud No: 4179) Status: Hadis Sahih.

Pengajaran:

1. Islam mengajar umatnya membalas kebaikan yang diberikan oleh orang lain.

2. Cara membalas kebaikan dan pemberian orang lain:

a. Membalas pemberian tersebut dengan sebaiknya

b. Memuji kebaikan atau pemberian orang tersebut

c. Mengucapkan Jazakallah khairan kepada orang tersebut

d. Mendoakan orang tersebut

Ayuh balaskan kebaikan serta pemberian orang lain dengan yang lebih baik.

Leave a Reply